Laporan Kegiatan: Capacity Development Project Management and Administration Monitoring for Local Subsidies Recipients – SDGs Center Universitas Andalas, Universitas Kaltara, dan Universitas Gorontalo.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kerjasama Indonesia dan Jerman melalui GIZ project SDGs-SSTC (Sustainable Development Goals – South-South and Triangular Cooperation), dalam rangka mendukung penguatan kelembagaan SDGs Center. Ditujukan agar SDGs Center menjadi semakin mampu menjalankan misi sebagai SDGs Center melalui kegiatan-kegiatan berupa Kajian/Riset, Edukasi, Sosialisasi maupun pendampingan bagi Non State Actors (NSA).

GIZ bersama SustaIN menyelenggarakan kegiatan ini dalam bentuk Workshop Pendampingan, yang akan menghasilkan peningkatan pemahaman Peserta Workshop terkait Project Management: Perencanaan yang Specific, Measureable, Achievable, Relevan, and Time Bound (SMART), Pelaksanaan, Pengendalian, Monitoring dan Evaluasi, serta tentang cara menyusun Proposal Penggalangan Dana (Fundraising).

Project SDGs SSTC ditujukan kepada 4 SDGs Center yaitu Universitas Andalas, Universitas Kaltara, Universitas Gorontalo, Universitas Kristen Artha Wacana dan 1 Non Government Organization (NGO) yaitu Yayasan Krisna Galensya. Workshop SDGs Center Universitas Andalas telah diselenggarakan pada 9-10 Februari 2022 di Limau Manis, Pauh, Padang. Universitas Kaltara pada 16-17 Februari 2022 di Tanjung Selor, Kalimantan Utara. Dan Workshop SDGs Center Universitas Gorontalo dilaksanakan pada 10-11 Maret 2022 di Kayubulan, Kabupaten Gorontalo.

Peserta Workshop berlatih  menyusun Result Based Management (RBM) dan mengidentifikasi, menganalisa stakeholder berdasarkan Power/Influence dan Interest Analysis  yang bertujuan untuk membantu SDGs Center dalam mendesain Project berorientasi pada sustainability (keberlangsungan) manfaat yang dapat dirasakan oleh kelompok sasaran. Pelaksanaan workshop di tiga SDGs Center menuai respon positif dan keaktifan peserta, berikut beberapa kesan dan pesan yang peserta tuangkan dalam proses workshop:

  1. Banyak pencerahan yang didapat setelah mengikuti workshop, terutama mengenai RBM (Result Based Management) dan Report. Karena sebelumnya dalam menyusun RBM dan Hasil Laporan tidak sesuai dengan yang seharusnya. Saya berharap pelatihan ini akan terus berlanjut untuk mendapatkan masukan dari para pemateri di masa yang akan datang.
  2. Materi dalam workshop sangat penting dan dibutuhkan dalam penguatan keterampilan manajemen proyek hingga kemampuan menyusun proposal. Namun perlu penambahan waktu untuk menghasilkan draft proposal dengan baik.
  3. Dari workshop 2 (dua) hari ini, saya bisa menyederhanakan konsep dalam perencanaan dan mendapatkan gambaran bagaimana menyusun proposal dan menulis laporan.
  4. Kegiatan ini sangat bagus. Kami sudah sering membuat proposal dan laporan penelitian, namun ternyata masih ada hal yang baru kami pelajari melalui kegiatan ini. Terima kasih, semoga terus SustaIN.

Demikian laporan kegiatan Capacity Development Project Management and Administration Monitoring for Local Subsidies Recipients – SDGs Center Universitas Andalas, Universitas Kalimantan Utara, dan Universitas Gorontalo. Untuk menyimak lebih lanjut mengenai workshop pada 1 SDGs Center dan 1 Non Government Organization (NGO) di Nusa Tenggara Timur dapat mengakses tautan berikut. Kunjungi juga website dan instagram SustaIN untuk informasi menarik lainnya. (FES/PA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Open chat
Halo SustaIN!

Mohon info terkait jasa apa saja yang ditawarkan SustaIN?