Gong Xi Fa Cai: Menyemai Integritas di Tahun Baru Imlek

Perayaan Tahun Baru Imlek bukan sekadar momentum pergantian tahun dalam kalender Tionghoa. Lebih dari itu, Imlek sarat dengan nilai-nilai moral dan filosofi hidup yang relevan bagi kehidupan sosial modern, termasuk dalam upaya membangun integritas dan budaya anti korupsi. Tradisi Imlek mengajarkan tentang kejujuran, kerja keras, kesederhanaan, serta pentingnya menjaga harmoni dalam keluarga dan masyarakat nilai-nilai yang sejalan dengan prinsip tata kelola yang bersih dan beretika. Pemerintah melalui Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif RI bekerjasama dengan Badan Komunikasi Pemerintah dan Imlek Festival mengangkat tema perayaan imlek nasional 2026 “Harmoni Imlek Nusantara” yang menekankan pada semangat kebersamaan dalam keberagaman.

Salah satu nilai utama dalam budaya Tionghoa adalah xin (信) yang berarti kepercayaan atau integritas. Dalam dunia yang semakin kompleks, integritas menjadi pondasi penting bagi individu maupun institusi. Tanpa integritas, kepercayaan publik akan runtuh, dan praktik korupsi semakin tinggi. Semangat Imlek mengingatkan bahwa keberuntungan sejati tidak datang dari jalan pintas, melainkan dari kerja keras yang jujur dan bertanggung jawab.

Tradisi berbagi dalam Imlek, seperti pemberian angpao, juga mengandung makna moral yang dalam. Angpao bukan sekadar simbol materi, melainkan ungkapan doa, harapan baik, keberuntungan, kemakmuran dan kebahagian (dapat melihat artikel SustaIN sebelumnya: Menyambut Tahun Baru Imlek dengan Semangat Integritas). Nilai berbagi ini mengajarkan pentingnya kepedulian sosial tanpa pamrih. Dalam konteks anti korupsi, semangat ini relevan untuk menumbuhkan kesadaran bahwa kekuasaan dan jabatan seharusnya digunakan untuk melayani kepentingan bersama, bukan untuk memperkaya diri sendiri.

Selain itu, Imlek biasanya selalu diawali dengan tradisi membersihkan rumah. Secara simbolik, kegiatan ini melambangkan membersihkan diri dari sifat buruk dan kesalahan masa lalu. Makna ini relevan dengan upaya pemberantasan korupsi, termasuk untuk membangun budaya transparansi dan akuntabilitas.

Semangat Tahun Baru Imlek mengajarkan bahwa masa depan yang lebih baik hanya dapat dibangun melalui perilaku yang bersih dan beretika. Dengan menjadikan nilai integritas sebagai tradisi hidup sehari-hari, kita turut berkontribusi menciptakan Indonesia yang bebas korupsi sebuah harapan yang selaras dengan makna terdalam perayaan Imlek: membawa keberkahan melalui kebaikan dan kejujuran. (RNA/DSS)

 

#Imlek #GongXiFaCai #Integritas #AntiKorupsi  #TahunBaruImlek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »